Rumah Jadi (Terkesan) Berpenghuni oleh Situs Judi Online

Rumah Jadi (Terkesan) Berpenghuni oleh Situs Judi OnlineLampu depan yang tak menyala di malam hari, atau malah terus hidup sepanjang hari, adalah salah satu tanda pemilik rumah sedang tak ada. Ini adalah isyarat yang gampang sekali dibaca oleh maling yang berniat memasuki rumah. Untuk amannya, lampu memang harus dinyalakan menjelang malam hari, dan dimatikan di pagi hari. Tapi, hal ini tak mungkin Anda lakukan saat harus meninggalkan rumah cukup lama. Terus menerus meminta tolong pada tetangga untuk menghidupkan dan mematikan lampu rumah, tentu tak nyaman juga. Meninggalkan kunci pagar rumah ke satpam, agar bisa masuk rumah sekadar menyalakan dan mematikan lampu teras, juga sering kali terasa kurang aman. Nah, ada 2 solusi yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi masalah ini, yaitu menggunakan fitting lampu otomatis atau mengaplikasikan alat pengatur waktu untuk stop kontak. Keduanya membuat lampu menyala di waktu malam dan mati di pagi harinya, secara otomatis.

Rumah Jadi (Terkesan) Berpenghuni oleh Situs Judi Online

Rumah Lampu Otomatis

Apa beda rumah lampu (fitting) otomatis dan rumah lampu konvensional yang biasa kita pakai selama ini? Fitting lampu konvensional akan menyala atau mati ketika tombol On-Off pada saklar ditekan. Fitting lampu otomatis, dilengkapi dengan sensor cahaya. Lampu yang sudah dilengkapi dengan fitting otomatis bersensor cahaya ini akan menyala pada kondisi gelap dan mati saat kondisi terang. Pendeteksiannya dilakukan berdasar ada tidaknya cahaya matahari. Namun, saklar harus tetap berada dalam keadaan On.

Arahkan Sensor pada Sumber Cahaya

Optimal tidaknya alat ini bekerja sangat tergantung pada ketepatan Anda meletakkan atau mengarahkan sensor cahaya. Sensor tak boleh terhalang objek apapun yang menimbulkan bayangan gelap. Oleh sensor cahaya, bayangan gelap ini akan diartikan sebagai kondisi gelap atau malam (tak adanya cahaya matahari), meski itu terjadi di siang hari. Akibatnya, lampu akan menyala terus menerus. Jika kondisi tak memungkinkan Anda mendapatkan posisi yang pas untuk mengarahkan sensor cahaya, ada 2 hal yang bisa Anda lakukan. Pertama, memindahkan letak dudukan fitting dan menggesernya mendekati arah cahaya, supaya dapat dicapai oleh kabel sensor. Atau kedua, memanjangkan kabel sensor cahayanya. Untuk cara kedua ini, Hasan, teknisi listrik dari PLN, menyarankan agar kita berkonsultasi dengan ahli listrik atau teknisi, sebab jaringan kabel sensor ini cukup rumit.

Harga Terjangkau, Banyak Pilihan

Di pasaran, cukup banyak ditemukan alat ini dengan berbagai merek seperti Kenmaster, TUV, Mikawa, dan Kiso. Mendapatkannya pun tak susah. Selain di toko-toko peralatan listrik, juga ada di tokotoko bangunan dan supermarket bahan bangunan seperti Depo, Mitra 10, atau juga di Carrefour dan Giant. Dibanding manfaat besar yang kita dapatkan, harganya pun tergolong murah, hanya berkisar antara Rp25.000–Rp100.000. Beberapa produk memberikan garansi selama seminggu, namun banyak yang lain yang tanpa garansi. Perlu diingat, makin mahal harganya, biasanya kemampuan sensornya juga lebih baik. Anda bisa memilih berdasarkan kebutuhan dan kesediaan dana Anda. Satu hal yang paling penting adalah sesuaikan dengan daya lampu (watt) yang ingin Anda gunakan nantinya. Makin tinggi daya lampu, biasanya makin mahal harganya. kapasitas daya ini bisa dilihat di keterangan yang tertulis di setiap produk.

Stop Kontak dengan Timer

Selain fitting lampu otomatis, Anda juga bisa menggunakan stop kontak ber-timer. Timer dan stop kontak dikemas dalam satu bagian produk. Anda bisa mengatur waktu, kapan lampu akan dinyalakan dan kapan harus mati dengan mengatur waktu di alat timer-nya. Dengan alat ini, maka meski kabel tercolok terus namun lampu hanya akan menyala sesuai waktu yang kita inginkan. Seperti halnya dengan pemakaian fitting otomatis, pemakaian stop kontak dengan pengatur waktu ini, juga menuntut Anda untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman. Mengingat, kabel akan tercolok terus menerus di stop kontak sehingga harus dihindari hal-hal yang memicu terjadinya arus pendek dari sumber lain pada instalasi rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *